Jambore Anak Yatim Se-Bandung Raya

Pondok Yatim dan Rumah Tahfidz Al-Hilal.

_MG_2053

Untuk menciptakan anak yatim yang punya karakter optimis, mandiri, bersemangat dan berani menghadapi tantangan, Pondok Yatim dan Rumah Tahfidz Al-Hilal mengadakan “Jambore Anak Yatim” se-Bandung. Jambore ini bertempat di eco pesantren Daarut Tauhiid Lembang. Dilaksanakan 25 dan 26 Mei 2013. Tempat jambore sangat sejuk dengan pemandangan kota Bandung yang menawan.
Ini Jambore pertama yang dilaksanakan oleh Yayasan Pondok Yatim Al-Hilal, yang diikuti oleh 108 peserta. Terdiri dari anak yatim dan Santri Tahfidz Al-Hilal, juga turut ikut serta anak-anak yatim dari Yayasan yang lain dikota bandung, seperti dari Daarul Mutmainah, Al-Kautsar dan perwakilan dari KPAY-KPAY Bandung. Acara ini disponsori oleh PPPA Daarul Quran, BPR Syariah Cipaganti, Khatulistiwa Learning Center, Pelangi Toys, Yayasan Taruna Bakti, dll.
Acara Jambore berlangsung lancar dan sesuai harapan. Diawali sambutan Ketua Yayasan Bapak H. Nandang dilanjutkan sambutan dari wakil walikota Bandung Ayi Vivananda. Bapak Ayi memberikan semangat kepada anak-anak yatim. beliau sangat senang dengan acara jambore ini dan mendukung jambore ini berlangsung. Dukungan dari pihak eco pesantren juga sangat besar sehingga acara jambore bisa sukses.
Sorak sorai anak-anak langsung bergema saat jambore anak yatim di buka oleh wakil walikota bandung. Anak-anak sangat antusias sekali dalam acara jambore ini. Sebelum acara pembukaan di mulai anak-anak menampilkan pertunjukan-pertunjukan untuk lebih memeriahkan acara ini, seperti Bernasyid, memainkan alat music dll.
Setelah acara pembukaan diaula mesjid Eco Pesantren selesai, anak-anak yang sudah dibagi kelompok langsung menuju ke lokasi pemasangan tenda untuk segera mendirikan tenda dengan dibantu oleh kakak-kakak Fasilitator yang selalu mendampingi anak-anak sampai acara selesai. Kecerian anak-anak sangat terlihat sekali, tak henti-hentinya mereka bermain kejar-kejaran sambil tertawa riang disaat pendirian tenda.
“Sungguh anak-anak yang sangat hebat dan kuat, walaupun orang tuanya sudah tidak ada, tapi mereka masih tegar dan tetap bersabar dalam menjalani kehidupan ini dengan penuh keceriaan”. Kata Ketua Pelaksana Handriana saat jambore anak yatim berlangsung.
Saat pendirian tenda selesai, adzan pun berkumandang, tiba saatnya untuk melaksanakan sholat ashar, dengan antusias dan penuh kecerianan mereka bersama-sama menuju Mesjid Eco pesantren untuk melaksanakan sholat ashar berjamaah. Setelah sholat ashar selesai mereka kembali ke aula untuk mengikuti acara selanjutnya yaitu siraman motivasi dari bang Kemas Mahmud. Bahwa walaupun sebagai anak yatim mereka tidak boleh bersedih hati, karena tauladan kita Nabi Muhammad SAW pun demikian, ditinggalkan Ayahnya pada saat dalam kandungan dan ditinggalkan ibunya saat beliau masih berusia 6 tahun. Dan itu semua membuat beliau kuat dan tegar dalam menjalankan kehidupannya.
Setelah acara siraman motivasi selesai mereka berbaris perkelompok untuk mengambil baju lapangan untuk dipakai dihari berikutnya, setelah selesai mereka kembali ketendanya masing-masing untuk beres-beres sebelum sholat maghrib.
Adzan pun kembali berkumandang di mesjid eco pesantren, anak-anak yang sudah siap langsung memasuki mesjid, dan melaksanakan sholat berjamaah. Setelah sholat Peserta Jambore Anak Yatim kembali melaksanakan Tadarus bersama yang dipimpin oleh salah satu perwakilan peserta Jambore Anak yatim, dengan target selama acara jambore berlangsung peserta harus khatam juz 30.
Setelah Tadarus selesai peserta jambore melaksanakan makan malam bersama di aula. Selanjutnya kembali kemesjid untuk melaksanakan sholat isya, kemudian peserta kembali ke aula untuk mengikuti acara selanjutnya yaitu pengantar Firewalk (Berjalan diatas bara api) yang disampaikan oleh pak Afendi dari Khatulistiwa. Setelah pengantar selesai peserta langsung diajak pak Afendi kelokasi api unggun untuk mengaplikasikan Firewalk. Satu persatu anak-anak mencoba berjalan diatas bara api, ada yang berani dan ada pula yang masih takut. tapi setelah dikasih pengarahan bahwa ini aman dan mereka pasti bisa, semua anak mencobanya dan berhasil. Setelah acara Firewalk selesai pada jam 21.30 WIB peserta kembali ketenda untuk beristirahat.
Suasana pagi yang masih gelap dan dingin di Eco Pesantren tak menghalangi para peserta untuk melaksanakan Sholat Tahajud bersama jam 03.00 WIB. Dengan wajah mereka yang polos sambil melihatkan bahwa mereka yang masih ngantuk, mereka tetap keluar dari tendanya masing-masing dengan didampingi Fasilitator dan bergegas ngambil antrian menuju kamar mandi dan berwudhu. Kemudian mereka sholat tahajud di aula.
Tak lama berselang adzan shubuh pun berkumandang di mesjid eco pesantren dan dimesjid-mesjid sekitarnya. Itu tanda kita harus melaksanakan kewajiban kita sebagai seorang muslim. Anak-anak pun segera memasuki mesjid untuk melaksanakan sholat shubuh berjamaah. Setelah sholat yang dilanjut do’a bersama, anak-anak kembali ke aula untuk Tadarus Al-Qur’an bersama-sama para Donatur dan relawan yang turut hadir dalam acara jambore kali ini..
Setelah tadarus selesai dengan penuh antusias, mereka kembali ke tendanya masing-masing untuk bersiap-siap dan mengganti pakaian mereka dengan pakaian olahraga yang telah dibagikan dihari sebelumnya. Dan tiba saatnya untuk anak-anak berolahraga bersama di lapangan dengan dipimpin oleh Fasilitator.
Setelah olahraga pagi selesai sekitar jam 07.00 WIB, anak-anak berkumpul ditendanya masing-masing untuk melaksanakan acara selanjutnya, yaitu lomba memasak, mereka akan saling berlomba untuk menunjukan kebolehannya dalam memasak, dan hasil masakannya akan di nilai oleh para juri untuk dinilai siapa yang masakannya paling enak juga kreatif.
Mereka diberi waktu 60 menit untuk memasak dan menyiapkan hasil masakannya satu piring untuk nantinya dinilai oleh juri.. Anak-anak pun dengan penuh antusias menyiapkan peralatan masak dan bahan-bahannya yang telah disediakan oleh panitia acara. Mereka segera bagi-bagi tugas sesuai instruksi dari ketua kelompoknya masing-masing, ada yang memotong-motong bahan makanan, ada yang ngambil air untuk dimasak, ada yang sedang mengolah makanan, ada yang menggoreng, dll. Setelah waktu selesai, tiba saatnya untuk juri menilai masakan mana yang paling enak juga makanan paling kreatif. Pengumuman pemenang tidak langsung di umumkan melainkan nanti saat acara pembagian hadiah diakhir acara jambore. Dan anak-anak pun makan pagi bersama kelompoknya di tenda masing-masing sebelum melaksanakan kegiatan selanjutnya.
Kegiatan selanjutnya adalah Outbond peserta yang terdiri dari 10 kelompok akan mencoba game-game yang telah disediakan oleh panitia, diantaranya ada transfer ball, jebakan Batman, Memasukan paku dalam botol, dan Flying fox. Kelompok yang sudah menyelesaikan semua game diberikan sebuah pohon untuk di tanamkan diwilayah sekitar eco pesantren, ini mengajarkan pula kepada anak-anak bahwa kita tidak boleh merusak alam dan ekosistem supaya mencegah dari banjir dan pemanasan global.
Acara demi acara pun telah selesai dilaksanakan tiba saatnya untuk mereka beristirahat sejenak di sekitar tendanya masing-masing untuk melepas lelah, sebelum waktu sholat dzuhur tiba.
Suasana yang mendung dan hujan gerimis disiang hari tak menyurutkan semangat mereka untuk pergi kemesjid untuk melaksanakan sholat dzuhur. Merekapun segera mengambil air wudhu dan pergi ke aula untuk melaksanakan sholat berjamaah disana, karena acara jambore ini bersamaan dengan acara “Damai Indonesiaku” jadi suasana mesjid tidak hanya dipadati oleh anak-anak peserta jambore dan donatur melainkan juga para jamaah yang sedang mengikuti kajian di eco pesantren.
Acara penutupan jambore pun tiba, peserta Jambore Anak Yatim berkumpul diaula mesjid untuk mendengarkan pemenang kategori kelompok dan perorangan. Ada beberapa kategori yang dimenangkan oleh tiap-tiap kelompok diantaranya Kelompok Terhebat, Kelompok Tersemangat, Kelompok Terberani, Kelompok Tersholeh, Kelompok Terfavorit, Kelompok Terapih, Tenda terbaik, Kelompok Terheboh, kelompok dengan yel-yel terbaik, dan Juara Lomba Masak. Adapun kategori perorangan seperti Peserta terbaik ikhwan, Peserta terbaik akhwat, Peserta terpercaya diri ikhwan, peserta terpercaya diri akhwat, dan pemimpin terbaik.
Setelah acara pengumuman pemenang dan pembagian hadiah selesai acara Jambore Anak Yatim ditutup langsung oleh Fasilitator dan acara Jambore Anak Yatim pun selesai, sebelum peserta pulang, peserta diajak Photo bersama sebagai kenang-kenangan dengan para panitia, Donatur dan relawan yang turut berpartisipasi dalam acara Jambore kali ini.
Anak-anak pun kembali ketendanya masing-masing untuk menyiapkan barang-barang pribadinya dan bersegera untuk pulang. Selain sebagai ajang silaturahmi anak yatim, jambore ini juga sebagai ajang silaturahmi para pengasuh anak yatim. Pengasuh yang datang ini awalnya juga tidak saling mengenal. Di jambore ini, mereka saling berbagi cerita dan pengalaman. Betapa indahnya punya sahabat banyak.